Kurikulum adalah kumpulan rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
Mengapa kurikulum itu penting?
- Arah pembelajaran: Kurikulum memberikan arahan yang jelas tentang tujuan pembelajaran sehingga baik siswa maupun guru memiliki pemahaman yang sama tentang apa yang ingin dicapai.
- Standar kualitas: Kurikulum menjadi tolok ukur untuk menilai keberhasilan proses pembelajaran.
- Relevansi: Kurikulum dirancang untuk relevan dengan kebutuhan siswa, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kebutuhan dunia kerja.
- Kesinambungan: Kurikulum memastikan adanya kesinambungan pembelajaran dari satu jenjang ke jenjang berikutnya.
Komponen utama dalam kurikulum:
- Tujuan: Apa yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran.
- Isi: Materi pelajaran yang akan diajarkan.
- Metode: Cara menyampaikan materi pelajaran.
- Evaluasi: Cara menilai pencapaian tujuan pembelajaran.
Fungsi kurikulum:
- Bagi siswa:
- Aku belajar
- Mempermudah perencanaan belajar
- Mengetahui pencapaian standar
- Bagi guru:
- Pedoman dalam mengajar
- Membantu dalam menyusun materi pembelajaran
- Alat evaluasi pembelajaran
- Bagi sekolah:
- Menjamin mutu pendidikan
- Meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat
- Bagi masyarakat:
- Sebagai acuan dalam menilai kualitas pendidikan
Contoh kurikulum:
- Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP): Kurikulum yang memberi keleluasan kepada sekolah untuk mengembangkan kurikulum sendiri sesuai dengan karakteristik masing-masing sekolah.
- Kurikulum 2013: Kurikulum yang tekanan pada pembentukan karakter siswa dan pengembangan kompetensi inti.
- Kurikulum Merdeka Belajar: Memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar